Karyawan

Pasien selalu nomor 1 

Di rumah sakit terkemuka di Singapura, ISS memastikan setiap permukaan dan bangsal - termasuk di ruang bedah - bersih tanpa noda, untuk keselamatan pasien dan staf. Di balik upaya yang besar ini ada sebuah tim beranggotakan 550 karyawan yang berdedikasi, yang dipimpin oleh Rozita Khamis yang penuh semangat dan motivasi.

People - Rozita from Singapore
“Pasien itu adalah nomor satu dalam pelayanan kesehatan. Itulah mengapa kami ada di sini – untuk memastikan lingkungan yang bersih dan aman bagi mereka,” ujar Rozita Khamis, Assistant Director of Housekeeping Teams ISS di area pelanggan healthcare terkemuka.

Hal ini mungkin terdengar sederhana, tapi membersihkan area rumah sakit yang melayani lebih dari 1 juta pasien dalam setahunnya, membutuhkan tim yang sangat terkoordinasi, dengan rasa tanggung jawab dan tujuan yang kuat.

“Saya memilih pembersihan pada area fasilitas pelayanan kesehatan karena saya ingin membuat perbedaan,” ujar Rozita. "Saya ingin tim saya mengerti bahwa kita adalah bagian penting dari perjalanan pasien. Saya meminta mereka untuk berpikir bahwa pasien seperti halnya anggota keluarga. Jika salah satu anggota keluarga Anda ada di bangsal, tidakkah Anda ingin mereka untuk menikmati lingkungan yang bersih?”

Reaksi cepat terhadap COVID-19

Rozita bergabung dengan ISS pada tahun 2016 setelah bertahun-tahun bekerja di industri pelayanan kesehatan. Pengalamannya membuat sebuah perbedaan besar.

“Saya menjelaskan kepada tim saya tentang bagaimana melakukan sesuatu dari perspektif pelanggan. Kita harus terlihat dan harus proaktif. Tujuan kita adalah menutup setiap celah sebelum memulai hari, dan staf rumah sakit harus yakin bahwa semua sudah dilakukan dengan benar, sehingga mereka bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya.”

Pengalaman ini begitu penting ketika COVID-19 pertama kali muncul di Singapura. Tim Rozita harus bereaksi cepat. Bangsal umum diubah menjadi bangsal isolasi; ruang kosong disediakan untuk pasien; dan rutinitas kebersihan serta alur kerja yang benar-benar baru kemudian diperkenalkan – semuanya hanya dalam hitungan hari.

Untuk memastikan tim kami siap dan aman, mereka memperoleh pelatihan penyegaran dalam hal penggunaan APD (alat pelindung diri), persyaratan kontrol infeksi, dan kepatuhan terhadap prosedur. Namun, sama pentingnya, mereka juga mendapat dukungan emosional yang diperlukan dari Rozita dan seluruh tim manajemen.

“Kuncinya adalah membuat orang merasa aman sehingga mereka bisa bekerja secara efektif,” ungkap Rozita. "Sebagai pemimpin, kami membaur bersama mereka dan menyusun rutinitas baru untuk memeriksa kesehatan mereka, seperti pengecekan suhu. Banyak orang merasa agak terlepas dari dunia karena harus menjaga jarak, sehingga kami membuat grup WhatsApp dan semua orang bisa mengobrol, bertanya serta merasa menjadi bagian dari tim.”

Mengembangkan tim

Sebagai pribadi yang sangat meyakini sentuhan personal, Rozita mengenal setiap anggotanya secara pribadi dan ingin semua orang berkesempatan untuk berkembang pada pekerjaan mereka. Umumnya, ketika ditanya tentang pencapaian terbesarnya di ISS, Rozita berpikir tentang orang lain – terutama pekerjaan yang telah ia lakukan untuk memupuk talenta dan jiwa kepemimpinan di dalam timnya.

“Perencanaan suksesi sangat penting bagi saya. Kami baru saja mempromosikan lini kedua kepemimpinan. Mereka adalah pemimpin masa depan ISS di area rumah sakit, dan mereka sudah disetujui oleh pelanggan. Saya sangat bangga dengan mereka. Mereka akan memberi kita konsistensi dalam hal mutu, layanan dan hubungan kemitraan – hal yang sangat penting bagi tim, staf rumah sakit dan pasien.”

Membersihkan bukanlah hal yang sulit. Tetapi orang-orang di balik itu yang membuatnya berbeda.

Rozita Khamis, Assistant Director of Housekeeping Teams ISS

Tetap terkini

Daftar untuk menerima wawasan terkini dari ISS. Anda bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Berlangganan di sini

Kisah tentang orang, tempat dan planet

PEOPLE MAKE PLACES

Lebih dari 60 ribu pelanggan di 30+ negara